Real Madrid Tak Diunggulkan di Final Liga Champions

0
Real Madrid Tak Diunggulkan di Final Liga Champions 2023-2024, Kenapa?

Real Madrid Tak Diunggulkan di Final Liga Champions 2023-2024, Kenapa?

Real Madrid Tak Diunggulkan di Final Liga Champions 2023-2024, Kenapa? – Carlo Ancelotti, pelatih Real Madrid, menegaskan bahwa ia tidak ingin timnya diunggulkan saat menghadapi Borussia Dortmund dalam final Liga Champions 2023-2024. Ancelotti mengungkapkan alasan di balik keputusannya ini, menyatakan bahwa menjadi favorit bisa membuat tim terlena.

Final Real Madrid vs Borussia Dortmund

Pertandingan final antara Real Madrid dan Borussia Dortmund dijadwalkan digelar di Wembley Stadium, London, Inggris pada Minggu, 2 Juni 2024 dini hari WIB. Bagi Real Madrid, ini merupakan kesempatan emas untuk mengukuhkan dominasinya sebagai raja Liga UGDEWA Champions, mengingat mereka telah mengoleksi trofi Si Kuping Besar sebanyak 14 kali.

Ancelotti menekankan bahwa timnya tidak memandang diri mereka sebagai favorit dalam pertandingan tersebut. “Kami tidak berpikir untuk menjadi favorit. Kami fokus bermain menghadapi lawan yang berhak mencapai final setelah mengalahkan tim-tim berkualitas tinggi seperti PSG dan Atletico, tim dengan kualitas, komitmen, dan sikap,” ujar Ancelotti, seperti yang dikutip dari laman resmi Real Madrid pada Selasa, 28 Mei 2024.

Pelatih asal Italia ini menambahkan bahwa Real Madrid sadar akan perlunya bekerja lebih keras dan berjuang keras, seperti yang mereka lakukan dalam setiap final. Meskipun demikian, Ancelotti menyatakan bahwa timnya telah berlatih dengan keras untuk persiapan laga mendatang.

Pencapaian Real Madrid

Ancelotti juga mengekspresikan kegembiraannya atas pencapaian Real Madrid mencapai final Liga Champions. “Kami sangat bersemangat, meskipun final ini sangat menantang. Kami ingin mengawali minggu ini dengan awal yang baik, berlatih, santai, dan percaya diri. Ini adalah minggu yang ingin kami nikmati dengan mempertimbangkan betapa sulitnya lawan kami,” ujarnya.

Bagi Ancelotti, mencapai final Liga Champions merupakan pencapaian penting dalam musim ini, dan ia percaya bahwa timnya telah melakukan persiapan dengan baik untuk menjadi yang terbaik di hari final. Ancelotti, yang membidik trofi kelima Liga Champions sebagai pelatih, berharap dapat membawa pulang gelar tersebut bersama Real Madrid.

Dengan demikian, Ancelotti menekankan bahwa meskipun tantangan besar menanti, timnya siap menghadapinya dengan semangat dan keyakinan penuh.

Karir Ancelotti

Carlo Ancelotti, lahir pada 10 Juni 1959 di Reggiolo, Italia, adalah salah satu manajer paling sukses dalam sejarah sepak bola. Karirnya yang panjang dan berpengaruh dimulai sebagai pemain di Parma dan AS Roma sebelum beralih ke manajerial.

Ancelotti dikenal karena gaya manajerialnya yang tenang dan pemahaman taktis yang mendalam. Ia pertama kali mencuri perhatian sebagai manajer ketika membawa AC Milan meraih gelar Liga Champions UEFA pada 2003 dan 2007, serta sejumlah gelar domestik lainnya.

 

Kesuksesannya berlanjut di klub-klub besar lainnya, termasuk Chelsea, Paris Saint-Germain, Real Madrid, dan Bayern Munich. Di Chelsea, Ancelotti memenangkan Liga Premier Inggris dan Piala FA pada musim perdananya. Di Real Madrid, ia memimpin klub tersebut meraih gelar Liga Champions UEFA pada 2014, mengakhiri penantian panjang mereka dalam kompetisi tersebut.

Ancelotti juga sukses dengan Everton di Liga Premier Inggris, mengubah wajah klub dan membawa mereka ke posisi yang lebih baik dalam persaingan domestik. Pada 2021, Ancelotti kembali ke Real Madrid untuk menjalani periode keduanya sebagai manajer.

Selain kesuksesan di level klub, Ancelotti juga meraih kesuksesan dengan tim nasional Italia. Pada 2021, ia membawa Italia meraih gelar Piala Eropa UEFA, menambah daftar prestasinya yang gemilang.

Dengan rekam jejaknya yang luar biasa dan penghargaan yang diterimanya, Carlo Ancelotti diakui sebagai salah satu manajer terbesar dalam sejarah sepak bola UGDEWA .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *