Putri KW Keok di Australia Open 2024

0
Putri KW Keok di Australia Open 2024, Final Tunggal Putri Indonesia Tinggal Mimpi

Putri KW Keok di Australia Open 2024, Final Tunggal Putri Indonesia Tinggal Mimpi

Putri KW Keok di Australia Open 2024, Final Tunggal Putri Indonesia Tinggal Mimpi- Perjuangan Putri Kusuma Wardani di Australian Open 2024 harus terhenti pada babak perempat final setelah menelan kekalahan dari Aya Ohori, pebulutangkis tunggal putri andalan Jepang. 

 

Bertanding di Quaycentre, Sydney, Australia, pada Jumat (14/6/2024), Putri KW, demikian dia akrab disapa, takluk dengan skor 19-21, 13-21 atas Ohori yang sebelumnya pernah ia tundukkan di Indonesia Masters 2023.

 

Hasil ini mencegah terjadinya final sesama wakil Indonesia di sektor tunggal putri, mengingat Ester Nurumi Tri Wardoyo telah lebih dulu melangkah ke semifinal setelah mengalahkan rekan senegaranya, Komang Ayu Cahya Dewi, pada babak sebelumnya. 

 

Ohori, yang sukses membalas kekalahan dari Putri pada ajang sebelumnya, memastikan revansnya setelah ia dikalahkan oleh tunggal putri Indonesia tersebut pada Indonesia Masters tahun lalu.

 

Jalannya pertandingan pada perempat final Australian Open 2024 ini berlangsung ketat sejak awal.

 

Di gim pertama, Putri tertinggal 2-3 pada awal permainan, namun berhasil menyamakan kedudukan. 

 

Ohori sempat menjauh, tetapi Putri kembali menyusul dan bahkan unggul 5-4. Skor pun terus berganti hingga kedudukan imbang 7-7.

 

Ohori kemudian mampu menjauh setelah mencatat dua angka beruntun. Meski Putri berusaha mendekat menjadi 8-9, Ohori mengunci interval pertama dengan keunggulan 11-8 setelah mengumpulkan tiga angka tambahan. 

 

Memasuki interval kedua, Ohori sukses mempertahankan keunggulannya dan akhirnya merebut gim pertama dengan skor 21-19.

 

Setelah jeda interval, Ohori berhasil menambah keunggulannya menjadi 12-9. Putri Kusuma Wardani, yang tidak ingin ketinggalan, berusaha bangkit dan menambah perolehan poin sehingga kedudukan menjadi 10-12. Namun, Ohori kembali memperlebar jarak dengan skor 13-10.

 

Putri terus memberikan perlawanan sengit dan menambah angka menjadi 11-13. 

 

Tidak berhenti di situ, Putri semakin mendekat dengan menempel poin Ohori hingga skor berubah menjadi 12-13.

 

Meskipun demikian, ketika Putri mendekat dengan skor 13-16, Ohori menunjukkan ketangguhannya dengan tidak memberi kesempatan kepada Putri untuk menyamakan kedudukan. 

 

Ohori kemudian menjauhkan jarak lagi dengan skor 18-13, namun Putri tidak menyerah dan menambah angka menjadi 16-18.

 

Ohori menghentikan rentetan poin yang dibuat oleh Putri dan kembali unggul dengan skor 19-16. 

 

Meski Putri berhasil menambah angka hingga 18-19, Ohori mencetak game LGOSUPER  point dengan skor 20-18. 

 

Putri kembali mendekat dengan skor 19-20, tetapi Ohori memastikan kemenangan gim ini menjadi miliknya dengan skor akhir yang ketat.

 

Setelah berhasil merebut gim pertama dengan skor 21-19, Aya Ohori langsung mengambil inisiatif di gim kedua dengan memimpin jauh 6-1 atas Putri Kusuma Wardani. 

 

Pemain Jepang itu tampak memanfaatkan keunggulan psikologisnya dengan terus mendominasi permainan dan mempertahankan keunggulannya menjadi 8-1.

 

Putri berupaya mengejar ketertinggalan dengan mendekat menjadi 4-8 setelah sebuah keputusan challenge yang dilakukan Ohori tidak membuahkan hasil. 

 

Namun, Ohori mampu mempertahankan keunggulannya hingga interval kedua dengan skor 11-4.

 

Memasuki paruh kedua gim penentuan ini, Putri mencoba menunjukkan perlawanan dengan mendekatkan kedudukan menjadi 11-13. 

 

Akan tetapi, upayanya sia-sia karena Ohori kembali menjauh dengan keunggulan 16-11. 

 

Keunggulan Ohori semakin besar saat Putri gagal menjaga bola di depan net, membuat skor menjadi 17-11.

 

Pengembalian Putri yang kemudian keluar lapangan semakin membuat Ohori berada di atas angin. 

 

Meski Putri sempat menambah angkanya menjadi 12-18, Ohori dengan cepat melebarkan jarak menjadi 19-12. 

 

Putri mencoba mendekat 13-19, namun Ohori dengan tenang mengunci kemenangan setelah mencapai match point 20-13 dan akhirnya memastikan gelar dengan skor akhir 21-19, 21-13.

 

Kemenangan LGOSUPER ini membalas kekalahannya dari Putri pada Indonesia Masters 2023 dan sekaligus mencegah terjadinya final sesama wakil Indonesia di Australian Open 2024 setelah Ester Nurumi sebelumnya melaju ke semifinal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *