Menpora Tanggapi Kritik Shin Tae-yong

0
Menpora Tanggapi Kritik Shin Tae-yong soal Rumput GBK yang Jelek

Menpora Tanggapi Kritik Shin Tae-yong soal Rumput GBK yang Jelek

Menpora Tanggapi Kritik Shin Tae-yong soal Rumput GBK yang Jelek – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo telah mengomentari kondisi rumput Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, yang mendapat kritik pedas terutama setelah lutut Thom Haye terluka. 

 

Masalah rumput SUGBK telah menjadi perhatian serius di kalangan masyarakat Indonesia karena keadaannya yang memprihatinkan. 

 

Sejumlah pihak telah memberikan peringatan kepada pengelola SUGBK untuk memastikan stadion dalam kondisi baik saat timnas Indonesia bermain.

 

Permintaan untuk merawat rumput SUGBK lebih baik terus disuarakan, terutama setelah stadion digunakan untuk konser boy grup Korea Selatan NCT pada 18 Mei 2024. 

 

Pasca acara tersebut, banyak pihak mengingatkan agar pengelola melakukan perawatan yang memadai terhadap rumput.

 

Pada pertandingan melawan Vietnam pada 21 Maret sebelumnya, masalah kondisi rumput yang tidak merata dan dianggap buruk telah dikomentari oleh beberapa pemain. 

 

Pengelola SUGBK ditekan untuk memperbaiki situasi ini, terutama menjelang dua pertandingan LGOLUX terakhir timnas Indonesia melawan Irak dan Filipina dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, dengan harapan agar segalanya berjalan lancar.

 

Namun, situasi rumput di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) terus memburuk dan menarik perhatian kritik keras saat tim nasional Indonesia menghadapi tantangan dari Irak dan Filipina. 

 

Dalam dua pertandingan yang dihelat di SUGBK, yakni melawan Irak pada tanggal 6 Juni 2024 dan Filipina pada tanggal 11 Juni 2024, banyak netizen mengkritik keadaan rumput stadion tersebut.

 

Kritik juga datang dari kapten timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam, yang secara terbuka menyalahkan kondisi rumput SUGBK yang buruk saat bermain melawan Irak. 

 

Ia mengungkapkan bahwa kondisi lapangan tersebut benar-benar mempengaruhi permainan. 

 

Meskipun ia mengakui bahwa kondisi rumput SUGBK sedikit lebih baik ketika menghadapi Irak daripada saat melawan Vietnam pada bulan Maret sebelumnya, Asnawi menegaskan bahwa ketidakrataan struktur lapangan sangat memengaruhi performa para pemain.

 

Tak hanya Asnawi Mangkualam, pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong juga bergabung dalam mengeluhkan kondisi rumput SUGBK. 

 

Kritik terhadap rumput ini menyoroti tantangan yang dihadapi timnas Indonesia dalam menjaga performa terbaik mereka di kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

 

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, melemparkan kritik pedas terkait kondisi rumput lapangan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) yang dinilainya kurang baik. 

 

Mantan pelatih timnas Korea Selatan ini bahkan dengan tegas meminta agar SUGBK tidak lagi digunakan untuk menggelar konser musik, melainkan lebih banyak menjadi venue pertandingan sepak bola.

 

“Seperti yang kita lihat, memang kondisi rumput kurang baik,” ungkap Shin kepada awak media di SUGBK usai mengalahkan Filipina. 

 

“Saya berharap semoga di lapangan bisa tidak diadakan konser lagi, tetapi lebih banyak pertandingan sepak bola,” imbuhnya dengan nada kritis.

 

Kritikan Shin Tae-yong ini segera mendapat respons dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dito Ariotedjo, setelah sebelumnya juga banyak pemain dan netizen yang mengungkapkan keluhan serupa. 

 

Bahkan, pelatih tim putri Indonesia, Justinus Lhaksana atau Coach Justin, menunjukkan kondisi lutut pemainnya, Thom Haye, yang terluka akibat melakukan selebrasi di lapangan SUGBK pada Kamis (13/6/2024).

 

Thom Haye sendiri sebelumnya berhasil mencetak gol ke gawang Filipina pada menit ke-32 melalui tendangan keras dari luar kotak penalti. 

 

Usai mencetak gol, pemain berusia 29 tahun itu melakukan selebrasi dengan berlari ke tengah lapangan dan langsung melakukan knee slide (merayap dengan lutut). 

 

Namun, selebrasi tersebut justru gagal dan membuat Thom terjungkal ke depan karena kondisi rumput yang kurang baik.

 

Insiden yang menimpa Thom Haye ini semakin memperkuat kritik atas kondisi lapangan SUGBK yang dianggap telah menurun kualitasnya. 

 

Menpora Dito akhirnya buka suara dan berjanji akan segera menindaklanjuti masalah ini demi menjaga keamanan dan kenyamanan para pemain LGOLUX saat berlaga di venue bergengsi tersebut.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *