Heran, MU Tak Berusaha Merekrut Palhinha dari Bayern

0
Heran, MU Tak Berusaha Merekrut Palhinha dari Bayern

Heran, MU Tak Berusaha Merekrut Palhinha dari Bayern

Heran, MU Tak Berusaha Merekrut Palhinha dari Bayern – Manchester United (MU) dilaporkan tertarik untuk merekrut Joao Palhinha dari Bayern Munich, mengikuti langkah Bayern yang kembali memprioritaskan gelandang Portugal itu pada musim panas ini. Palhinha sebelumnya hampir bergabung dengan Bayern tahun lalu, tetapi transfer itu batal setelah Fulham tidak dapat menemukan pengganti yang cocok.

Kebutuhan Bayern untuk memperkuat lini tengah mereka mendorong mereka untuk mengajukan tawaran baru kepada Palhinha dan Fulham. Negosiasi tersebut diyakini dapat diselesaikan dengan cepat, mengikuti jejak percakapan dari tahun sebelumnya.

Paul Ince Heran

Paul Ince, mantan pemain MU, mengekspresikan keheranannya atas ketidakhadiran tawaran dari MU untuk Palhinha. Dia percaya bahwa Palhinha memiliki kemampuan untuk menggantikan Casemiro, terutama mengingat kemungkinan kepergian pemain Brasil itu.

“Ini membuat saya heran bahwa Manchester United tidak telah menawarkan diri mereka sendiri sebagai opsi alternatif untuk Palhinha. Mereka memiliki kebutuhan yang sama dengan Bayern, terutama jika Casemiro benar-benar akan pergi,” kata Ince seperti dilansir Metro.

“Ini jelas bahwa Joao Palhinha ingin bergabung dengan Bayern Munich musim panas lalu, namun kesepakatan itu gagal di hari terakhir bursa transfer,” tambahnya.

Palhinha, yang berusia 28 tahun, dianggap memiliki kualitas yang cocok untuk MU menurut Ince. Dia dijelaskan sebagai pemain yang dominan di lapangan, mampu memberikan umpan-umpan penting, melakukan tekel-tekel penting, serta memiliki fisik yang kuat.

“Dia memiliki semua atribut yang dibutuhkan untuk sukses di Manchester United dan saya berharap mereka bisa merekrutnya,” tambah Ince.

Bayern Munich Terdepan

Sementara Bayern Munich tampaknya berada di depan dalam perburuan Palhinha, potensi ketertarikan dari MU menambahkan dimensi baru dalam upaya mereka untuk mengamankan tanda tangannya. Dengan spekulasi tentang masa depan Casemiro, perekrutan Palhinha dapat menjadi langkah strategis bagi MU untuk memperkuat lini tengah mereka pada musim depan.

Joao Palhinha adalah gelandang bertahan Portugal yang dikenal karena fisiknya yang kuat, kemampuan dalam penguasaan bola, dan kecerdasan taktisnya. Lahir pada 9 Juli 1995 di Porto, Portugal, Palhinha memulai karir profesionalnya di akademi Sporting CP sebelum debut bersama tim senior pada 2014. Namun, keberhasilan utamanya datang setelah pindah ke Braga pada 2017, di mana ia mendapatkan pengalaman bermain reguler di Liga Portugal.

Kembali ke Sporting CP

Pada 2019, Palhinha kembali ke Sporting CP setelah masa peminjamannya berakhir. Di Sporting, ia menjadi bagian integral dari skuat yang memenangkan Primeira Liga Portugal pada musim 2020/2021 di bawah asuhan Ruben Amorim. Peran Palhinha dalam lini tengah Sporting sangat vital, menghadirkan kekuatan fisik dalam pertahanan dan kemampuan dalam memulai serangan.

Gaya permainan Palhinha yang kuat, kemampuannya dalam merebut bola LGODEWA, dan distribusi yang cerdas membuatnya menjadi salah satu gelandang bertahan yang paling dicari di Eropa. Konsistensinya dalam menampilkan performa tinggi di level klub membawanya ke perhatian klub-klub besar di benua tersebut.

Prestasi individu Palhinha juga mengantarkannya ke panggung internasional. Dia telah mewakili Portugal di berbagai level, dari timnas U-21 hingga timnas senior. Debutnya untuk timnas senior Portugal terjadi pada tahun 2020, dan sejak itu, ia telah menjadi pilihan utama di lini tengah Portugal, termasuk tampil dalam Euro 2020 dan Piala Dunia FIFA 2022.

Kualitas Palhinha sebagai pemain tidak hanya tercermin dalam statistiknya, tetapi juga dalam pengakuan dari rekan-rekan setim dan lawan-lawannya. Ia dianggap sebagai salah satu talenta yang paling menjanjikan dalam sepak bola Portugal, dengan potensi untuk terus berkembang dan meningkatkan dampaknya di panggung internasional.

Secara keseluruhan, Joao Palhinha adalah contoh pemain yang melalui perjalanan yang luar biasa untuk mencapai puncak karirnya, dengan kecerdasan taktis, ketahanan fisik, dan dedikasi yang kuat terhadap permainan sebagai poin kunci dalam kesuksesannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *